Contoh Laporan Kegiatan Diklat Fungsional Guru SD - Rifqi Guru

Contoh Laporan Kegiatan Diklat Fungsional Guru SD

RIFQIGURU.com - Laporan Kegiatan Diklat harus dibuat oleh Guru yang sudah menyelesaikan kegiatan diklatnya. Untuk itu, kali ini admin mencoba membagikan Contoh Laporan Kegiatan Diklat Fungsional Guru. Bagi Sahabat Guru yang ingin download filenya dalam format .doc, bisa didownload di akhir postingan ini.

contoh-laporan-kegiatan-diklat-fungsional-guru

Contoh Laporan Kegiatan Diklat Fungsional Guru SD

Halaman Sampul

LAPORAN KEGIATAN
MENGIKUTI DIKLAT FUNGSIONAL GURU


DIKLAT
PEMBELAJARAN DAN PENULISAN BUKU/
KARYA INOVATIF

PGRI KABUPATEN KEBUMEN
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN KEBUMEN

Kebumen, 9 s.d. 11 Juli  2019





Disusun sebagai Bukti Fisik Telah Melaksanakan
Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)
Sub Unsur Pengembangan Diri


DISUSUN OLEH:

NAMA    :   ....................................
NIP    :   ....................................
JABATAN  GURU :   GURU PERTAMA
PANGKAT, GOL. RUANG :   ...............
MENGAJAR KELAS/MAPEL :   V
UNIT KERJA :   ....................................KORWIL BIDANG PENDIDIKAN
KECAMATAN ...............


KORWIL BIDANG  PENDIDIKAN KECAMATAN ...............
SD .....................
2019




LAPORAN KEGIATAN
MENGIKUTI DIKLAT FUNGSIONAL GURU





DIKLAT
PENYUSUNAN DIKTAT PEMBELAJARAN


PGRI KABUPATEN KEBUMEN
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN KEBUMEN

Kebumen, 9 s.d. 11 Juli 2019




Disusun sebagai Bukti Fisik Telah Melaksanakan
Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)
Sub Unsur Pengembangan Diri




DISUSUN OLEH:

NAMA    :   ....................................
NIP    :   ....................................
JABATAN  GURU :   GURU PERTAMA
PANGKAT, GOL. RUANG :   ...............
MENGAJAR KELAS/MAPEL :   V
UNIT KERJA :   ....................................KORWIL BIDANG PENDIDIKAN
KECAMATAN ...............


KOORWIL BIDANG  PENDIDIKAN KECAMATAN ...............
SD .....................
2019



KATA PENGANTAR


Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayahnya sehingga penulis dapat  menyelesaikan laporan pengembangan diri ini.

Laporan kegiatan diklat pembelajaran dan penulisan buku/karya inovatif ini disusun sebagai bentuk pengembangan profesi sebagai laporan atas pelaksanaan kegiatan diklat pembelajaran dan penulisan buku/karya inovatif.

Penulis menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerjasama dan bantuan semua pihak yang terkait sahingga mampu menyelesaikan Laporan kegiatan diklat pembelajaran dan penulisan buku/karya inovatif.

Penulis menyadari bahwa penulisan laporan kegiatan diklat pembelajaran dan penulisan buku/karya inovatif masih jauh dari sempurna.  Kritik dan saran membangun sangat diharapkan untuk menyempurnakan laporan di masa mendatang. Akhirnya, semoga Allah SWT melimpahkan kekuatan pada kita untuk selalu berkomitmen dalam melaksanakan tugas sesuai dengan kewajiban dan tanggung jawab masing-masing.


                                                                                 ............,....................20...

    Penulis

DAFTAR ISI

1. Kata Pengantar
2. Daftar Isi
3. Fotokopi Surat Undangan
4. Fotokopi Surat Tugas
5. Fotokopi Sertifikat
6. Deskripsi Kegiatan
7. Matrik Kegiatan

BAB I

PENDAHULUAN


A. Nama/Judul Diklat
Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pembelajaran dan Penulisan Buku/Karya Inovatif

B. Waktu Pelaksanaan Diklat
Slasa s.d. Kamis, 9 – 11 Juli 2019

C. Tempat Diklat
Gedung PGRI Kabupaten Kebumen, Jalan Kaswari Nomor 27 Kebumen
Jawa Tengah

D. Tujuan Penyelenggaraan Diklat
1. Meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan kemampuan profesional di bidang pendidikan dan pembelajaran.
2. Membantu para guru dalam upaya memperoleh angka kredit bagi jabatan gutu dari unsur pengembangan kemampuan profesional (PKB) sub-unsur pengembangan diri.

E. Lama Waktu Pelaksanaan
Diklat Penyusunan Diktat Pembelajaran berlangsung selama 30 jam

F. Penyelenggara
 Penyelenggata Diklat adalah Pengurus PGRI Kabupaten Kebumen
 Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen

G. Surat Penugasan
terlampir

H. Fotokopi Sertifikat
Terlampir


BAB II

ISI KEGIATAN


A. Tujuan

  1. Untuk meningkatkan pemahaman guru tentang profesi guru.
  2. Untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam menyusun/membuat  pembelajaran dan membuat buku / karya inovatif.
  3. Untuk membantu para guru dalam menyiapkan sumber pembelajaran yang relevan dan sesuai dengan kondisi peserta didik.


B. Penjelasan Isi Materi

1. Pembinaan Profsi Guru
Oleh: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen,
 H.Moh Amirudin,S.IP.MM

Guru memiliki peran yang tak tergantikan oleh siapapun dalam mempersiapkan generasi muda menjadi generasi yang dapat diandalakan dalam pembangunan bangsa. Berkaitan dengan hal tersebut guru memiliki fungsi dan peran sebagai berikut.

  1. 1.   Sebagai insan pembelajar. Guru harus selalu belajar demi peningkatan kompetensi dan profesionalitasnya sehingga dalam melaksanakan tugas dapat terlaksana dengan baik.
  2. 2.   Sebagai katalisator. Guru dapat berperan sebagai katalisator, artinya seorang guru harus dapat menumbuhkembangkan potensi siswa secara maksimal.
  3. 3.   Sebagai penjaga gawang. Seorang guru harus dapat menangkal pengarus negatif, baik bagi dirinya sendiri dan terlebih bagi siswa-siwanya.
  4. 4.   Sebagai fasilitator. Guru harus dapat memosisikan dirinya sebagai teman diskusi dan bertukar pikiran dengan para siswanya.
  5. 5.   Sebagai penghubung. Guru harus dapat menjadi penghubung siswanya dalam mencari sumber belajar.


Pada sisi lain, di dalam melaksanakan tugas guru harus selalu mengutamakan kejujuran, kerja keras, kedisiplinan, mampu menjual gagasan, serta mencintai apa yang dikerjakan.
Pembangunan bangsa ke depan penuh tantangan karena perubahan dan perkembangan jaman yang bersifat mendunia. Agar bangsa Indonesia berkembang dan maju tetapi tidak keluar dari rel kebangsaan dengan ciri khas Indonesia, pendidikan karakter harus benar-benar ditanamkan sejak dini para peserta didik. Sehubungan dengan hal tersebut, setiap setiap pendidikan berkewajiban menyelenggarakan pendidikan karakter yang pelaksanaannya diintegrasikan dengan mata pelajaran yang menjadi bahan kajian di sekolah yang bersangkutan.
Untuk mendukung suksesnya pendidikan karakter guru harus dapat menjadi teladan yang baik bagi siswa-siswanya dengan menunjukkan karakter yang terpuji.

2. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
Oleh: Drs. Eko Sajarwo
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan  Angka Kreditnya, guru yang akan naik pangkat setingkat di atasnya harus memenuhi syarat sebagai berikut.

  • a.  Guru Pertama, pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a yang akan naik pangkat menjadi Guru Pertama, pangkat Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat, paling sedikit 3 (tiga) angka kredit dari sub unsur pengembangan diri. 
  • b.  Guru Pertama, pangkat Penata Muda Tingkat I,  golongan ruang III/b  yang akan  naik jabatan/pangkat  menjadi Guru Muda, pangkat Penata,golongan ruang III/c angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan jabatan/pangkat, paling sedikit 4 (empat) angka kredit dari sub unsur publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif, dan paling sedikit 3 (tiga) angka kredit dari sub  unsur pengembangan diri. 
  • c.  Guru Muda, pangkat Penata,  golongan ruang III/c  yang akan  naik pangkat menjadi Guru Muda, pangkat Penata  Tingkat I,  golongan ruang III/d  angka kredi yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat, paling sedikit  6 (enam) angka kredit dari sub unsur publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif, dan paling sedikit 3 (tiga) angka kredit dari sub unsur pengembangan diri. 
  • d.  Guru Muda, pangkat Penata Tingkat I,  golongan ruang III/d  yang akan  naik jabatan/pangkat menjadi Guru Madya, pangkat Pembina, golongan ruang IV/a angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan jabatan/pangkat, paling sedikit 8 (delapan) angka kredit dari sub unsur publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif, dan paling sedikit 4 (empat) angka kredit dari sub  unsur pengembangan diri. 
  • e.  Guru Madya, pangkat Pembina, golongan ruang IV/a yang akan naik pangkat menjadi Guru Madya, pangkat Pembina Tingkat I, golongan ruang IV/b angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat, paling sedikit  12 (dua belas) angka kredit dari sub unsur publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif, dan paling sedikit 4 (empat) angka kredit dari sub unsur pengembangan diri. 
  • f.  Guru Madya, pangkat Pembina Tingkat I, golongan ruang IV/b yang akan naik pangkat  menjadi Guru Madya, pangkat Pembina Utama Muda, golongan ruang IV/c angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat, paling sedikit 12 (dua belas) angka kredit  dari sub unsur publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif, dan paling sedikit 4 (empat) angka kredit dari sub  unsur pengembangan diri. 
  • g.  Guru Madya, pangkat Pembina Utama Madya, golongan ruang IV/c yang akan naik jabatan/pangkat menjadi Guru Utama, pangkat Pembina Utama Madya, golongan ruang IV/d,  angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan jabatan/pangkat, paling sedikit  14 (empat belas) angka kredit dari sub unsur publiksi ilmiah dan/atau karya inovatif, dan paling sedikit 5 (lima) angka kredit dari sub unsur pengembangan diri.
  • h.  Guru Utama, pangkat Pembina Utama Madya, golongan ruang IV/d yang akan naik pangkat menjadi Guru Utama, pangkat Pembina Utama, golongan ruang IV/e angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat, paling sedikit 20 (dua puluh) angka kredit  dari  sub  unsur publikasi ilmiah  dan/atau karya inovatif, dan paling sedikit 5 (lima) angka kredit dari sub unsur pengembangan diri.
  • i.   Guru Madya, pangkat Pembina Utama Muda, golongan ruang IV/c yang akan naik jabatan/pangkat menjadi Guru Utama, pangkat Pembina Utama Madya, golongan ruang IV/d wajib melaksanakan presentasi ilmiah.


Berdasarkan Permennegpan dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009  yang dimaksud dengan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalitasnya. PKB merupakan salah  satu  komponen  pada  unsur utama yang kegiatannya diberikan angka kredit.  Sedangkan, unsur utama yang lain, sebagaimana dijelaskan pada bab V pasal 11,  adalah: (a) Pendidikan,  (b) Pembelajaran/Bimbingan dan (c) Penunjang. Unsur kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) terdiri dari tiga macam kegiatan, yaitu:

Macam Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan (PKB) Meliputi
1 Pengembangan Diri a.  mengikuti diklat fungsional
b.  melaksanakan kegiatan kolektif guru
2 Publikasi Ilmiah a.  membuat publikasi ilmiah atas hasil penelitian
b.  membuat publikasi buku
3 Karya Inovatif a.  menemukan teknologi tetap guna
b.  menemukan/menciptakan karya seni
c.  membuat/memodifikasi alat pelajaran
d. mengikuti pengembangan penyusunan standar, pedoman, soal dan sejenisnya


3.  Model Pembelajaran
Oleh: Teguh Supriyadi,M.Pd
( Korwas SMA Kab.Kebumen )
a. 
4. Penulisan Buku / Karya Inovatif
Oleh : Martiyono,M.Pd
( Kepala SMP N 2 Kebumen )
C. Tindak lanjut
Berkaitan dengan materi diklat, penulis akan melaksanakan tugas dengan lebih baik dibanding dengan hari kemarin. Sedangkan dalam kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) penulis akan menindaklanjuti dengan menyusun diktat pelajaran sesuai dengan bimbingan narasumber.

D. Dampak
Setelah mengikuti diklat selama 4 hari dengan narasumber para profesional di bidangnya, penulis benar-benar memperoleh pengetahuan, pengalaman, dan wawasan baru berkaitan dengan tugas sebagai guru dan tenaga profesional.



BAB III

PENUTUP


Demikian laporan ini dibuat sebagai bukti fisik telah melaksanakan kegiatan Pengembangan Diri sub unsur mengikuti Diklat Fungsional. Sudah barang tentu kegiatan yang telah penyusun ikuti sangat bermanfaat bagi penyusun. Semoga bermanfaat pula bagi pihak-pihak lain.





Mengetahui
Kepala Sekolah




....................................
NIP .................................... ............,....................20...

Penulis/Penyusun





....................................
NIP ....................................

Matriks Pelaksanaan Diklat Fungsional Guru

Diklat Pembelajaran Penulisan Buku Ajar/Karya Inovatif

PGRI Kabupaten Kebumen
Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen
Selasa – Kamis, 9 - 11 Juli 2019

Nama Kegiatan Tempat
Kegiatan Jumlah Jam
Kegiatan
Diklat Nama-nama
Fasilitator Mata Diklat/
Kompetensi Nama
Penyelenggara
Kegiatan Dampak*)
Diklat Penyusunan Diktat Pembelajaran
Gedung PGRI Kabupaten Kebumen 32 jam - H. Moh Amirudin, S.IP.MM

- Drs. Eko Sajarwo



- Teguh Supriyadi, M.Pd.

- Murtiyono, M.Pd - Pembinaan Profesi Guru

- Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)

- Model Pembelajaran


- Penulisan Buku/Kartya Inovatif PGRI Kabupaten Kebumen,
Dinas Pendidikan
Kabupaten Kebumen Penulis lebih memahami cara menulis buku/karya inovatif untuk selanjutnya berusaha menyusun buku/karya inovatif sesuai kebutuhan siswa di sekolah penulis bertugas.


Mengetahui
Kepala Sekolah



....................................
NIP .................................... ............,....................20...

Penulis/Penyusun




....................................
NIP ....................................


Untuk Download File Contoh Laporan Kegiatan Diklat Fungsional Guru SD ini silahkan kunjungi Link Berikut :



Demikianlah Contoh Laporan Kegiatan Diklat Fungsional Guru SD. Semoga Bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Contoh Laporan Kegiatan Diklat Fungsional Guru SD"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel