Lomba Bercerita Tema Nabi Isa dan Ibu Maryam - Rifqi Guru

Lomba Bercerita Tema Nabi Isa dan Ibu Maryam

Lomba Mapsi terdapat lomba bercerita Islami yang mengharuskan peserta menceritakan suatu peristiwa tertentu sesuai dengan juklak lomba mapsi tersebut di setiap tahunnya. Nah untuk  itu kami mencoba memberikan contoh teks cerita dengan tema Nabi Isa as dan Ibu Maryam. Dalam cerita ini berisi pembukaan dari salam dan sambutan kilat terhadap juri dan peserta lomba lainnya. Selain itu isi cerita di bawah ini juga menceritakan kisah tentang Nabi Isa as dan Ibu Maryam.

lomba-bercerita-tema-nabi-isa-dan-ibu-maryam

Lomba Bercerita Tema Nabi Isa dan Ibu Maryam

Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Yang terhormat dewan juri serta rekan-rekanku peserta lomba Cerita Islami yang dimuliakan oleh Alloh swt. Alhamdulillahirrobil’alamin tak henti-hentinya saya panjatkan kehadirat Alloh swt yang memberi beribu-ribu nikmat yang satupun tidak dapat saya dustakan. Sholawat serta salam tak lupa kita haturkan pada Nabi Agung akhir jaman Nabi Muhammad saw yang semoga kita semua menjadi pengikutnya dan selalu menjalankan sunah-sunahnya hingga hari kiamat tiba. Allohumaamin.

Hadirin yang dimuliakan Alloh, pada lomba Cerita Islami kali ini saya akan membawakan tema Nabi Isa dan Ibu Maryam. Maryam adalah seorang perempuan yang suci dan tidak pernah keluar mihrob/kamar. Mihrob ini selalu terkunci dari dalam dan  dari luar, sehingga Maryam tidak dapat keluar atau orang luar tidak dapat memasuki kamarnya. Demikian cara Maryam menjaga kesuciannya. Kala itu Maryam diasuh oleh pamannya yaitu nabi Zakaria as.

Pada suatu waktu Alloh swt mengutus malaikat Jibril untuk mendatangi kamar Maryam. Ketika itu malaikat Jibril mengabarkan bahwa Maryam akan memperoleh seorang anak yang kelak menjadi nabi dan rasul. Bertambah bingung hati Maryam, ia akan memperoleh anak sedangkan ia belum mempunyai suami. Benar juga apa yang dikabarkan oleh malaikat Jibril. Selang beberapa lama Maryam pun mengandung. Bertambah hari kandungannya bertambah besar. Hal ini membuat keluarga dan masyarakat bertanya-tanya. Kabar tersebut dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak menyukai nabi Zakaria as untuk meruntuhkan dan menghina keluarganya. Orang-orang yang menghina berkata, “Hai, Maryam, bukankah orang tuamu termasuk keluarga baik dan taat.

Mengapa engkau melakukan perbuatan hina ini sehingga mencoreng  keluargamu.” Tapi Maryam memilih diam dan hijrah ke daerah lain untuk menghindari cacian dan hinaan dari kaum kafir. Karena menahan kesakitan bayinya yang akan segera lahir, Maryam bersandar pada sebatang pohon kurma. Pohon kurma itulah yang akhirnya menjadi sumber penghidupan bersama bayinya sehingga ia tidak merasa kelaparan. Maryam melahirkan bayi laki-laki yang diberi nama Isa. Begitulah Alloh swt memudahkan orang yang telah berbuat sabar.

Setelah Maryam mampu bangkit dan melihat anaknya telah tumbuh pesat, iapun membawanya pulang ke kampung halamannya. Orang-orang bertanya sambil mengejek, “He,Maryam,mengapa kau membawa bayi yang tidak baik bagi tempat ini.” Maryampun menjawab,”Jika engkau bertanya-tanyakan pada bayiku ini!” Sambil tertawa orang-orang kafirpun mengejek,”Bertanya pada bayi yang merah adalah perbuatan bodoh. Mana mungkin akan menjawab pertanyaanku.” Tapi atas ijin Alloh swt berkatalah Isa as pada orang-orang kafir yang diterangkan dalam Al Quran surat Maryam ayat 30-34.
“Sesungguhnya aku adalah hamba Alloh, Dia memberi Al-Kitab (Injil) dan dia menjadikan aku seorang nabi.”
“dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati dimana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) sholat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup.”
“dan berbakti kepada ibuku dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.”
“Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.”
Demikian jawaban seorang bayi yang membuat orang-orang kafir tercengang. Akhirnya orang-orang kafir tak mampu berkata apa-apa setelah melihat mukjizat Isa. Nabi Isa as diangkat menjadi rosul saat berusia 30 tahun. Selain diberi mukjizat bisa bicara saat bayi,nabi Isa as juga diberi mukjizat lainnya yaitu dapat menyembuhkan penyakit, menghidupkan orang yang telah mati, membuat burung dari tanah dan mendapat makanan yang turun dari langit.

Demikian kisah nabi Isa as yang oleh orang-orang Yahudi disebut Tuhan Yesus. Kita dapat memetik hikmah dari kisah ini, sebab nabi Isa as dilahirkan ke dunia tanpa ayah. Hal ini merupakan kebesaran Alloh swt yang telah menunjukkanNya kepada semua umat agar semakin percaya dan beriman kepadaNya.

Billahitaufik wal hidayah, Wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel